Sandiaga Dihentikan Masuk Kampus, Tim Jokowi: Harus Ikut Aturan

Sandiaga Dilarang Masuk Kampus, Tim Jokowi: Harus Ikut Aturan Foto: Abdul Kadir Karding (dok.pribadi)

Jakarta – Bawaslu melarang cawapres nomor urut 2, Sandiaga Uno menghadiri seruan sidang disertasi politikus Gerindra, Pius Lustrilanang, di Universitas Brawijaya, Malang. Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma’ruf Amin menyampaikan Sandiaga harus ikuti hukum Banwaslu.

“Saya kira kita ikut hukum aja bila Bawaslu-nya nggak boleh ngizinin (karena) ada alasan-alasan yang berdasarkan mereka terindikasi melanggar alasannya yaitu masuk ke daerah pendidikan di masa kampanye ini dapat jadi problem,” ujar Wakil Ketua TKN Jokowi-Maruf, Abdul Kadir Karding, di Melody Cafe, Kemang, Jakarta Selatan, Sabtu (29/9) malam.

Karding tak mau mencampuri urusan tersebut. Menurutnya, kewenangan sepenuhnya ada di Banwaslu.

“Saya kira kami sih ga ikut-ikutan. Itu urusan Bawaslu saja,” ujar elite PKB itu.


Sebelumnya diberitakan, Sandiaga Uno batal hadir di Universitas Brawijaya untuk memenuhi seruan sidang disertasi politikus Gerindra, Pius Lustrilanang. Pembatalan ini ternyata dipicu oleh teguran dari Bawaslu.

“Bahwa ia (Sandiaga) ada teguran dari Bawaslu biar tidak masuk kampus, saya nggak tahu. Saya mengundang ia atas nama pribadi, dan ini program pribadi. Tidak kaitan dengan politik,” ungkap Pius kepada wartawan usai menuntaskan sidang disertasi di Fakultas Ilmu Administrasi (FIA), Universitas Brawijaya, Kota Malang, Sabtu (29/9/2018).