Kjri Jeddah Bantu Pulangkan Wni Overstay Penderita Stroke Dari Rs

KJRI Jeddah Bantu Pulangkan WNI Overstay Penderita Stroke dari RS Tim Perlindungan KJRI Jeddah ketika menengok Siti Nuraini. Foto: dok. KJRI Jeddah

Jeddah – Seorang WNI berstatus overstay di Arab Saudi dibantu pemulangannya oleh KJRI Jeddah. Perempuan berjulukan Siti Nuraini binti Rasyid itu menderita stroke berat dan sempat ditolak oleh rumah sakit setempat.

Dalam keterangan tertulis KJRI Jeddah yang diterima detikcom, Minggu (30/9/2018), Nuraini sempat ditolak pihak rumah sakit alasannya berstatus overstayer (ilegal). Selain itu juga alasannya tak ada yang menjamin biaya pengobatannya.

Nuraini diantar ke rumah sakit oleh sejumlah relawan, awalnya. Dia berada di RS King Fahad Jeddah selama 2 bulan. Saat berada di RS inilah keberadaannya dimonitor oleh KJRI Jeddah.

Dia awalnya tak sanggup menggerakkan hampir seluruh tubuhnya. Seiring kondisinya yang makin membaik, KJRI Jeddah pun membantu proses pemulangan wanita kelahiran 1978 tersebut.

Tim KJRI Jeddah ketika menengok Siti Nuraini di RS. Tim KJRI Jeddah ketika menengok Siti Nuraini di RS. Foto: dok. KJRI Jeddah

Untuk sementara Nuraini dipindahkan sementara ke shelter KJRI sambil menunggu pengurusan dokumen perjalanan yang diperlukan. Dokumen-dokumen itu antara lain: Surat Perjalanan Laksana Paspor (SPLP), pengurusan exit permit di Tarhil (Pusat Detensi Imigrasi) Syumaisi, keterangan layak terbang dari rumah sakit atau standard Medical Information Form/MEDIF, dan bekal obat-obatan selama perjalanan.

“Kami telah mengupayakan exit permit dari Tarhil. Terkait biaya perawatan Nuraini, kami menegosiasikan dengan pihak rumah sakit. KJRI mengapresiasi pihak rumah sakit yang telah mengizinkan Nuraini keluar dari rumah sakit meskipun penyelesaian biaya perawatan masih dibicarakan,” ucap Pelaksana Fungsi Konsuler-1 yang merangkap Koordinator Perlindungan Warga (KPW) Safaat Ghofur.

Biaya perawatan jadinya dibantu pula oleh Pemkot Tangerang. Nuraini diketahui merupakan WNI asal Kota Tangerang.

“Kami berharap langkah yang ditempuh Pemkot Tangerang, turun tangan membantu warganya di luar negeri sanggup mendorong pemda lainnya untuk bersama dengan KJRI Jeddah membantu warganya yang mengalami dilema di rantau,” ujar Konsul Jenderal (Konjen) RI Jeddah Mohamad Hery Saripudin.

Berdasarkan catatan otoritas Imigrasi Saudi (jawazat), WNI asal Tangerang ini telah 12 tahun tinggal di Arab Saudi. Dia berstatus overstayer sesudah dilaporkan kabur dari majikannya dan bekerja secara ilegal.