Airlangga: Tunjangan Untuk Korban Gempa Palu Harus Segera Diupayakan

Airlangga: Bantuan untuk Korban Gempa Palu Harus Segera DiupayakanKetua Umum DPP Partai Golkar Airlangga Hartarto/Foto: Lamhot Aritonang

Jakarta -Ketua Umum DPP Partai Golkar Airlangga Hartarto memberikan murung dan tenggang rasa mendalam kepada korban peristiwa gempa dan Tsunami di Donggala, Palu, dan sekitarnya. Airlangga terus memantau perkembangan lokasi peristiwa melalui kader Partai Golkar setempat.

“Kami keluarga besar Partai Golkar turut berduka cita dan berempati mendalam kepada saudara kita korban peristiwa di Donggala, Palu, dan wilayah Sulawesi Tengah yang terdampak. Saya akan terus memantau perkembangan dari informasi para kader Partai Golkar yang berlokasi di sekitar wilayah bencana,” ujar Airlangga dalam keterangannya, Sabtu (29/9/2018).


Airlangga juga mengharapkan seluruh bangsa bersatu untuk membantu dan mendoakan warga Palu, Donggala dan tempat yang terdampak bencana. Menteri Perindustrian ini menyatakan anutan proteksi ke area peristiwa harus segera dan terus diupayakan biar korban yang selamat sanggup segera dibantu.

“Bantuan bagi korban harus segera dan terus diupayakan untuk meminimalisir korban dan kerugian masyarakat di wilayah bencana,” ungkap Airlangga.

Airlangga juga berpesan kepada para korban yang berada di lokasi untuk hening dan tetap waspada, serta mengikuti segala isyarat dari tim penanganan peristiwa yang berada di lapangan.

“Saya harap saudara-saudara kita yang terdampak peristiwa tabah, tetap waspada. Presiden Jokowi telah menginstruksikan biar tim penanganan peristiwa bergerak dengan cepat dan sempurna seiring dengan telah mendaratnya penerbanban awal untuk bantuan,” tegas Airlangga.


Sebelumnya, BNPB menyatakan korban tewas akhir gempa dan tsunami di Palu berjumlah 384 orang, 540 orang luka dan 29 orang dinyatakan hilang dan sekitar 16 ribu orang mengungsi. Jumlah tersebut merupakan data sementara sampai pukul 13.00 WIB dan hanya berasal dari Kota Palu.

Sementara itu, Kementerian Kominfo menyampaikan jumlah korban gempa dan tsunami di Palu mencapai 405 orang. Data ini dipaparkan dalam rapat koordinasi yang dilakukan di tenda gubernuran Sulteng bersama Mendagri, dan BPBD Sulteng. Sejumlah pejabat melaksanakan tinjauan ke Palu di antaranya Menhub, Panglima TNI, Menkominfo, Menteri Sosial, Wakapolri.