Jenazah Petugas Atc Korban Gempa Palu Disambut Tangis Keluarga

Jenazah Petugas ATC Korban Gempa Palu Disambut Tangis KeluargaKeluarga menangis histeris. Foto: Ibnu Munsir/detikcom

Makassar -Kedatangan mayat Anthonius Gunawan Agung, petugas ATC di Bandara Mutiara SIS Al-Jufri, Palu disambut ratusan keluarga dan rekan korban di Makassar, Sulawesi Selatan. Kedatangan mayat bahkan disambut tangis histeris keluarga yang telah menanti semenjak sore hari.

Jenazah Agung tiba di kediamanya di Jalan Onta Baru, Kecamatan Mamajang Makassar sekitar pukul 20.11 WITA. Sejumlah keluarga dan rekan korban tak kuasa menahan tangis. Bahkan nenek Anthonius jatuh pingsan ketika peti mayat dibuka dan melihat cucunya sudah tak bernyawa.

“Sosialnya sangat bagus, temannya tidur di sini. Ya anak muda gaul zaman sekaranglah, dia bersahabat dengan temannya,” kata keluarga, Sambas, ditemui di rumah duka, Sabtu (29/8/2018).

Pihak keluarga menerima kabar kepergian Agung dari media sosial. Keluarga menyebut ajal Anthonius karena menunggu take off pesawat terakhir dari menara ATC sampai gempa datang.

Nenek Anthonius pingsan ketika melihat mayat cucunya.Nenek Anthonius pingsan ketika melihat mayat cucunya. Foto: Ibnu Munsir/detikcom

“Kalau info tadi dia yang terakhir kiprah di menara, take off (maskapai) Batik. Kemungkinan dia terlempar atau loncat aku tidak tahu. Tapi kayaknya terlempar,” jelasnya.

Sementara itu, Direktur AirNav Indonesia, Novie Riyanto menyampaikan sosok Anthonius dikenal sebagai sosok baik. Pengorbanan Agung sangat besar demi memastikan pesawat sanggup lepas landas.

“Anthonius betul-betul orang kami yang paling besar pengorbanannya hanya alasannya ialah melayani pesawat harus berkorban, yang lain pada lari dan ia tetap di situ,” paparnya.

Pihak AirNav bersama Kementerian Perhubungan dan BUMN memberi penghargaan setinggi-tingginya kepada korban dan sanggup menjadi teladan baik bagi semua orang.

“Oleh alasannya ialah itu kami dari management AirNav Indonesia bersama Kementerian Perhubungan dan BUMN dan memberi penghargaan kepada Almarhum dan apa jasa almarhum ini sanggup memberi teladan bagi kita semua,” terang Novie.

Sebelumnya diberitakan, gempa bermagnitudo 7,4 terjadi di Donggala pada Jumat (28/9) sore. Akibat gempa ini, tower ATC rusak dan berimbas pada penutupan Bandara Mutiara, Palu. Dari gambar yang diterima, tampak lantai ATC di Bandara Mutiara Palu reta-retak. Terlihat beberapa retakan bangunan berwarna oranye itu.

Sosok Anthonius di Mata Keluarga

Di mata keluarga, Anthonius Gunawan Agung ialah anak yang baik. Anthonius bahkan sebagai anak penurut, sabar dan mendengar kata keluarga.

Jenazah Anthonius ketika diantar pulang. Jenazah Anthonius ketika diantar pulang. Foto: Ibnu Munsir/detikcom

“Baik aku punya cucu, dia di sini anaknya sabar orangnya, sabar sekali. Dosennya semua suka alasannya ialah anaknya rajin dan pintar,” kata nenek Anthonius, Adriani Tolla, ketika ditemui di rumah duka, Jalan Onta Baru, Mamajang, Makassar, Sabtu (29/8/2018).

Adriani bahkan menilai cucunya sebagai anak yang rajin. Walau tak diperintah, ia sangat aktif membantu keluarga selama tinggal di Makassar.

“5 tahun tinggal sama Oma, nak, dia sekolahnya di Penerbangan kan di Maros Bandara. Dia gesit orangnya tanpa disuruh juga dia aktif membantu pekerjaan,” terangnya.

Anthonius Gunawan Agung, merupakan anak bungsu dari tiga bersaudara. Anthonius tinggal bersama neneknya di Makassar selama bersekolah.