Fadli Minta Gempa-Tsunami Sulteng Ditetapkan Tragedi Nasional

Fadli Minta Gempa-Tsunami Sulteng Ditetapkan Bencana NasionalKondisi Palu pasca gempa dan tsunami/Foto: Pradita Utama

Padang

Wakil Ketua dewan perwakilan rakyat Fadli Zon meminta pemerintah segera memutuskan gempa Donggala dan tsunami di Palu sebagai peristiwa nasional. Tujuannya biar penanganan peristiwa lebih maksimal.

“Ini kan tsunami. Kalau pemerintahan kawasan tidak bisa menjalankan mitigasi, maka sebaiknya ditetapkan sebagai peristiwa nasional saja,” kata Fadli usao Deklarasi Kebangsaan tagar 2019gantipresiden di Padang, Sumatera Barat, Sabtu (29/9/2018).

Fadli Zon yang juga Waketum Gerindra itu menyebut penetapan status peristiwa nasional tak perlu dipersoalkan. Intinya penanganan harus dilakukan cepat.

“Di Lombok kita juga dukung, supaya penanganannya cepat, rehabilitasinya cepat. Begitu juga dengan sekarang, memiliki imbas yang besar kepada pemerintah provinsi, harusnya segera saja ditetapkan sebagai peristiwa nasional, alasannya ini ialah tsunami,” tuturnya.

BNPB merilis sebanyak 384 orang meninggal, 540 orang luka-luka, dan 29 orang dinyatakan hilang di Kelurahan Pantoloan Induk, Palu. Sementara Kominfo merilis korban jiwa bertambah menjadi 405 orang.

Pemerintah sedang memproses undangan dana dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana atau BNPB untuk penanganan gempa sampai tsunami di Sulawesi Tengah sebesar Rp 560 miliar.

“Kita undangan dari BNPB sekitar hampir Rp 560 miliar. Kita proses hari ini. Supaya bisa dicairkan sesegera mingkin hari Senin atau bahkan kalo besok memungkinkan dari perbankan itu ialah sebagai BNPB bisa pribadi melaksanakan operasi,” kata Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati.