Arti Kurun Muda Bagi Prilly Latuconsina

Muda dan berprestasi serta mempunyai segalanya kini tengah diraih oleh Prilly Latuconsina sebagai seorang bintang. Bintang film ‘Danur’ itu menceritakan apa arti dari masa muda bagi dirinya yang kerap menghabiskan waktunya di lokasi syuting.

“Masa muda itu ibarat apa sih?” ungkapnya gadis kelahiran Banten, 15 Oktober 1996 itu dengan nada balik bertanya.

“Semua orang punya pandangan masa muda yang beda-beda. Mungkin kalau kebanyakan orang berpikir terbalik masa muda harus dinikmati senikmat mungkin, main-main sebanyak mungkin, jalan-jalan sebanyak mungkin,” tambahnya.

Prilly mempunyai pendapat tersendiri ihwal masa muda itu ibarat apa. Masa muda bagi gadis bertubuh mungilitu tak perlu hanya untuk menghabiskan waktu dengan hura-hura. Bekerja dan di usia produktif dikala ini menurutnya ialah masa muda yang harus dilakukan.

Arti Masa Muda bagi Prilly LatuconsinaFoto: Asep Syaifullah

“Kalau berdasarkan saya itu aliran yang terbalik. Masa muda itu ialah usia kita yang produktif di mana kita bisa bekerja lebih anggun di atas di umurnya dari kita. Kenapa masa muda di pakai untuk hal-hal yang nggak perlu, padahal masa muda itu di umur produktif di mana kita harus bekerja jadi berdasarkan saya masa muda yang benar itu masa muda yang ibarat aku,” jelasnya.

“Di mana umur sekarang, umur yang produktif umur saya yang masih bisa mikir banyak, masih bisa fokus banyak saya masih bisa fokus nyanyi, fokus sinetron dan fokus di buku itu mengakibatkan saya manfaat untuk bekerja untuk pundi-pundi saya di sana,” urainya kembali.

Prilly berpikiran jikalau kelak nanti diirinya sudah tak muda lagi, belum tentu sanggup menjalankan pekerjaan yang kini tengah ia jalankan. Baginya untuk menikmati dan menghibur untuk diri sendiri tak harus di dikala usia masih belia.

Arti Masa Muda bagi Prilly LatuconsinaFoto: Asep Syaifullah

“Kalau saya sudah bakir balig cukup akal nanti, di dikala dewasa, di dikala saya sudah nggak produktif lagi saya masih bisa main-main, bergaul. Itu bisa kita lakukan di umur berapa pun bahkan di umur 40 tahun pun kalau saya mau ke klub saya masih bisa tapi kalau untuk bekerja yang seproduktif mungkin belum tentu kita bisa lakuin di umur yang lebih dari sekarang,” jabarnya.

“Harusnya sih masa muda di pakai untuk bekerja untuk melaksanakan hal yang bermanfaat untuk seproduktif mungkin dari pada kemampuan kita umpetin cuman alasannya ialah gara gara nggak main,” pungkasnya.

Wardrobe Jii by Gloria Agatha