Pernah Rasakan Pembangkang Ketika Sekolah, Menyesal Teuku Wisnu?

Bait perbait kisah berakal balig cukup akal Teuku Wisnu ia ceritakan kepada kami tim detikHOT yang belum usang ini bertandang ke kediamannya di Bintaro, Tangerang Selatan. Pria peraih penghargaan Aktor Favorit Panasonic Award 2009 itu, menceritakan dirinya pernah mencicipi nakal ketika duduk di dingklik SMA.

“Ya jikalau boleh jujur yaitu masa-masa menyerupai itu. Kalau kini diliat-liat ngapain? Ya yaitu biasa bawah umur waktu Sekolah Menengan Atas gitu tuh kayak mau menemukan jati diri. Apalagi aku gres dari Aceh segala macem kaya mau menunjukkan, ‘Nih gue nih’. Adalah kayak-kayak gitu,” ujar Wisnu seraya tertawa.

“Tapi kadang aku ikut-ikutan tapi kadang. Waktu Sekolah Menengan Atas aku ngeliatnya menyerupai itu. Hal-hal yang dianggap pengen dianggap sok pahlawan dan lain-lain, ada menyerupai itu. Kalau aku pikir sekarang-sekarang buat apa yah, nggak ada gunanya. Nggak ada manfaatnya. Nggak jelas. Tapi ya gres sadar-sadarnya sekarang,” tambahnya.

Suami dari Shireen Sungkar itu tidak menceritakan secara gamblang kenalakannya ketika mengenakan seragam putih abu-abu. Namun, terlihat sekali raut wajah aib dan sedikit menyesal ketika mengenangnya. Sebagai alumni dari Sekolah Menengan Atas Negeri 34 Pondok Labu, pesinetron ‘Cinta Fitri’ itu memperlihatkan wejangan pada adik-adik kelasnya yang masih duduk di dingklik sekolah.

“Buat adek-adek aku di SMA, jangan gitu deh ya alasannya yaitu nggak ada keuntungannya sama sekali. Saya sudah ngalamin nongkrong nggak jelas, uang orang bau tanah kita jadi kebuang sia-sia. Kita nggak sanggup manfaat ilmu disitu. Kita nggak sanggup manfaat waktu aku sesudah sekolah nongkrong,” jelasnya.

“Saya pikir kok, ‘Aduh kaya gini ya’. Masih belum sadar ya masih anak muda juga. Tapi pada dasarnya aku ingin tekankan ke adik-adik SMA, nggak usah ikut-ikutan sama sekali. Nggak ada keuntungannya tawuran, nongkrong nggak jelas. Kalau nongkrong untuk berguru sama-sama oke, ini nongkrong nggak jelas. Waktu kebuang sia-sia, banyak manfaat yang kita tinggalkan. Jadinya capek kitanya. Dan itulah SMA. Dan ketika aku menginjak kelas tiga Sekolah Menengan Atas sudah menyadarkan diri. Bentar lagi mau kuliah nih,” imbuhnya dengan santun.

Saat ini Teuku Wisnu memang sudah memangkas jadwal syuting kejar tayang yang telah membesarkan namanya di industri hiburan Indonesia. Mendalami fatwa agama Islam serta fokus untuk mengurus rumah tangganya yang di berdiri bersama sang istri, Shireen Sungkar, menjadi pilihan utama.