Habis Cinta Fitri, Ke Mana Teuku Wisnu Kini?

Teuku Wisnu merupakan salah satu nama pesinetron yang bersinar sehabis kurun Anjasmara dan Primus Yustisio berlalu. Awal kariernya memang bukan pribadi membintangi sebuah judul sinetron yang populer dan melesat menyerupai roket. Melainkan, tahap demi tahap ia lakoni sampai menyandang nama besar di kemudian hari.

Kariernya melesat sehabis dirinya membintangi sinetron ‘Cinta Fitri’ pada tahun 2007. Namun sejak menikah dan mempunyai seorang putra yang dinamai Teuku Adam Al Fatih, perlahan Teuku Wisnu mengurangi kegiatan syutingnya. Ditambah, terjadi perubahan pada penampilannya. Orang bisa menyebut, bahwa Teuku Wisni kini sangat islami. Lalu, di manakah ia sekarang?

“Kalau dibilang jarang tampil di sinetron memang ada beberapa pertimbangan sih ya kenapa kesannya aku memutuskan untuk tidak berkarier lagi di dunia sinetron. Sebenarnya ya ini mungkin ada sedikit pengaruhnya ketika aku berguru Islam lebih dalam lagi,” ungkapnya pada detikHOT dengan nada tenang.

Memang ada yang berbeda dengan penampilan Teuku Wisnu ketika ini. Wajahnya kini berjanggut. Kesan ramah serta hening terasa ketika detikHOT berbincang dengan suami Shireen Sungkar itu. Perlahan dirinya pun menceritakan bagaimana ketika mencoba untuk mengurangi jadwal syuting sinetron bahkan sama sekali tak lagi mendapatkan anjuran peran.

“Saya sempat bertanya kepada seorang ustad. Saya bilang, ‘Ustad, kita sebagai seorang muslim kan untuk berdakwah gitu cuma kan kemampuanya berbeda-beda dari segi ilmu. Ya mungkin antum (Anda) seorang ustad bisa memperlihatkan taushiah, ceramah dan lain-lain, jika kita ini murid-murid antum ini gimana caranya kita bisa berdakwah juga, Ustad?’,” tutur Wisnu menirukan kembali ucapannya kepada sang guru.

“Jadi potensinya masing-masing. Dari situ aku lihat alasannya memang (saya) dikenal, maksudnya orang-orang kenal (saya) di dunia sinetron…saya lihat bagaimana aku bisa juga memperlihatkan manfaat di dunia dakwah Islam ini, gitu. Nah, di situ dengan potensi yang ada, ambil bab di program-program Islami ya,” ujar host ‘Kisah Jelang Berbuka Puasa Bersama Islam Itu Indah’ di TransTV itu.

Teuku Wisnu memang tak lantas menghilang begitu saja dari panggung hiburan. Di tayangan sinetron sosoknya mungkin memang tak akan terlihat lagi. Namun, ia tetap tampil di acara-acara yang dinilainya mempunyai nilai dakwah.

“Nah jika untuk sinetron gimana? Mungkin ustad dan aku jika untuk sinetron memang harus dilihat manfaat dan mudaratnya; manfaat waktu kita ambil kegiatan itu, keuntungannya lebih besar atau mudaratnya lebih besar, ini yang harus di pertimbangkan,” urainya diplomatis.

“Saya melihat ketika di dalam sinetron kita di satu sisi yang memberatkan ada beberapa poin sih sebenarnya, salah satunya persoalan waktu. Kalau main sinetron itu memang waktunya sangat terkuras di lokasi syuting dalam arti kita harus stand by, waktu kita dari pagi mungkin bisa ketemu malem atau mungkin bisa ketemu pagi lagi, nah ini yang menciptakan aku sangat mempertimbangkan jika ada anjuran sinetron,” tambahnya sebagai tuturan pamungkas.